Saat cahaya rembulan berpendar di langit
Saat itu pula aku mengingatmu
Mencoba menelan seteguk harapan yang pupus
Mencoba menghirup aroma secangkir kenangan pahit
Aku mengenangmu
Untuk kamu
Biarkan... Biarkanlah aku menyiksa hati ini sendiri
Karna walaupun sekuat kaki mencoba berlari
Namun hati pula yang menuntunku kembali
No comments:
Post a Comment