Thursday, June 19, 2014

Puisi Kepergianku

Angin...
Tak bisakah kau bawa air mata ini?
Sebuah kesedihan yang tak kunjung usai, aku benci

Untuk kamu cahaya kegelapan
Mengapa kau gantung aku dengan kawat berduri?
Mengapa kau tancap besi panas di hati ini?
Sakit... Sungguh menyakitkan...

Untuk kamu cahaya kegelapan
Jangan pernah kau tanya lagi
Biarkan aku menari di bawah pelangi
Jika kebingunganmu membuatku pergi
Biarlah puisi ini menjadi puisi kepergianku

No comments:

Post a Comment